Pandemi yang tak kunjung usai, bencana banjir/ bandang yang menerjang, dan atau kejadian-kejadian yang tak diharapkan dan tak mengenakkan kadang membuat kita merasa sulit menerima keadaan, sesak. Tapi, Tuhan Maha Tau, sungguh kebaikan setelahnya selalu jauh lebih baik dari kebaikan yang dibayangkan.
That’s life. Sedih senang, dan banyak hal sepaket lainnya. Sekarang, semoga sabar dan syukur yang memenuhi hati. Yok sambil diingat-ingat lagi track hidup, dan tetap jalan memperjuangkan apa-apa yang patut diperjuangkan.
In the certain time, it’s okay to not be okay. We will be okay, eventually. Ayook mulai perlahan belajar berdamai dengan diri sendiri dan memaafkannya. Mengevaluasi, merapikan, menyusun strategi kembali, dan merealisasikan satu persatu. Iya, satu persatu dan tidak apa pelan-pelan aja tapi konsisten bertumbuh yaa.
Sudah lama sekali tidak menulis dan menghasilkan sebuah tulisan yang utuh. Banyak tulisan yang tidak selesai dalam deretan drafs, termasuk tulisan ini.
Beberapa bulan yang lalu, tepatnya Mei 2020, aku mendapatkan notifikasi email https://diiinanoviana.wordpress.com/2020/05/29/blog-award-katanya/ dan ternyata Kak Dina Noviana menominasikan blog ini. Hehe senang dong.. Apapun alasan Kak Dina memberikan nominasinya, aku sangat mengapresiasi dan berterimakasih banyak. Terimakasih banyak yaa Kak Dina :)))
Hampir setahun mengendap, waktu yang bisa dibilang cukup lama bukan ? hahaha Akhirnya aku bisa merampungkannya hari ini dan semoga menjadi salah satu awal yang baik untuk memulai hari-hariku kembali.
Apa itu Liebster Award?
Liebster Award merupakan salah satu bentuk penghargaan yang diberikan oleh satu blogger ke blogger lainnya. Kata Liebster sendiri berasal dari bahasa Jerman yang artinya tersayang. Liebster award dimulai oleh seorang blogger yang berasal dari Jerman, diberikan kepada 11 teman bloggernya, hingga akhirnya sampai ke blogger Indonesia.
PERATURAN LIEBSTER AWARD
- Ucapkan terima kasih pada bloger yang menominasikan Anda.
- Bagikanlah 11 fakta tentang dirimu & pajang 3 link ke artikel blogmu.
- Jawablah 11 pertanyaan yang diajukan (para) narablog kepadamu.
- Nominasikan 11 narablog dan bikin mereka senang!
- Buatlah 11 pertanyaan untuk dijawab oleh para nominator.
- Beritahukan 11 nominatormu.
11 FAKTA TENTANG WAHDA
Berhubung memberikan fakta diri adalah salah satu peraturan dari Liebster Award, aku juga menghargainya dengan menuliskan 11 fakta diri:
- Anak Rantau Sejak Masuk Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Setelah lulus SD, orangtua memberikan beberapa pilihan untuk melanjutkan pendidikan. Pondok Pesantren, SMP Negeri dan MTs Swasta yang dekat dengan rumah orangtua, atau MTs Negeri dekat rumah nenek. Dengan berbagai pertimbangan dan konsekuensi, aku memilih pilihan terkahir.
Aku ragu-ragu untuk masuk Pondok Pesantren, bukan karena khawatir akan berkurangnya intensitas kebersamaan seperti di rumah, tapi karena merasa tak mampu menghafalkan isi kitab-kitab yang saaangat tebal sekali. Ah iyaa, waktu itu aku belum bijak menilai sesuatu, memaknai begitu sempit. Padahal, tiap setoran hafalan surah dan bacaan ke Abah juga satu-satu. Muroja’ah dan mutala’ah sesering mungkin, membacanya -yang ditempel di dinding- setelah Fatihah dan seusai sholat, dan belajar menulis kalimah sesuai makhrijul hurf agar lekat dan mudah mengingatnya.
"Kadang pesimis hadir ketika kita melihat sesuatu yang besar. Padahal, kita bisa membuka celah, memecahnya menjadi bagian-bagian kecil, dan mewujudkannya satu persatu. Atas izin Allah"
-Wahda Hobakci
Beruntung Abah adalah orang cukup bijak, tidak memaksakan agar masuk pondok tetapi mengarahkan dan memberikan keputusan kepadaku untuk menentukan pilihan.
2. Waktu SMP, Sering Menolak Uang Bulanan
Di tempat nenek, aku belajar banyak perihal jual beli. Setiap pulang sekolah dan ekskul, rutinitas harian sampai malam adalah pergi ke toko. Paling senang kalau diamanahi belajar jadi kasir, dulu masih pakai kalkulator kalau ngitung belanjaan pelanggan dari jutaan hingga belasan juta. Nenek kasih uang jajan dan kalau mau makan snack atau banyak kebutuhan lainnya tinggal mengambil ke toko tanpa harus membayar (tapi Abah selalu mengajarkan untuk membayar). Uang jajan yang dikasih juga sering berlebih dan bisa kutabung. Oleh karena itu, aku sering menolak uang bulanan dari Abah karena merasa cukup. Tapi tanteku bilang, kalau uang bulanan dari orangtua lebih baik diterima dan ditabung saja.
3. Menggunakan Tabungan Sendiri untuk Membeli Hp dan Barang Lainnya
Tabungan yang terkumpul dari uang nenek dan bulanan cukup untuk membeli handphone, kebutuhan sandang, dan kebutuhan kecil lainnya tanpa meminta kepada orang tua. Dari handphone pertama sampai sekarang, aku selalu membelinya menggunakan uang yang kutabung. Masih melekat dengan kuat, Mito adalah Hp qwerty pertama yang dimiliki waktu kelas VIII SMP dimana waktu itu booming-boomingnya Hp dengan speaker yang cukup keras wkwkwkwk
Dari situ, aku mulai terbiasa menabung. Sekarang, sayang menggunakan uang tabungan untuk membeli yang bukan benar-benar aku butuhkan.
4. Dulu, Berambisi Multitalenta
Waktu SMP, hampir semua ekskul dari Senin-Sabtu kecuali bidang olahraga diikuti. Senang sekali mengikuti kelas-kelas keterampilan seperti menjahit, kaligrafi, dan tilawatil qur’an; kelas public speaking seperti muhadharoh, kelas Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Sampai sekarang, kelas-kelas yang kuikuti tidak habis lol, hitung-hitung investasi skills.
5. Ngontrak Waktu Sekolah SMA
Pengalaman tinggal di kontrakan semasa SMA cukup membekaliku untuk menjadi seorang perempuan yang independent dan membuatku santai-antai saja menjalani hari-hari pertama kos semasa kuliah. Pengetahuan bagaimana mengelola keuangan, perihal urusan dapur, dan management waktu juga sedikit aku kantongi sejak SMP.
6. Kimia Bukan Pilihan Pertama, Tapi Ketiga
Hahaha, waktu kecil sering banget dengar cerita Alm. Bp. Habibie dan akhirnya juga bercita-cita jadi seorang Insinyur (Engineer). Aku mau jadi Architect lalu kepleset ke Chemist. LOL.
7. Tidak Kerja Praktek, Malah Ke Kampung Inggris
Waktu semester 5, beberapa plan sudah aku siapkan dengan detail yaitu kerja praktek di tempat riset seperti Pusat Penelitian Kimia LIPI Tangerang atau Pusat Teknologi Material BPPT (Teknologi Impan Tulang) Tangerang, kerja praktek di daerah, atau belajar ke Kampung Inggris.
Sudah menghubungi pihak LIPI Tangerang dan ada peraturan baru untuk tahun itu yaitu kerja praktek harus diiringi Penetian Tugas Akhir setelahnya. Waduh budgetku belum cukup dan income dari bisnis kecil-kecilan juga tidak bisa mengcover sepenuhnya untuk sampai TA di sana haha. Di BPPT, masa kerja praktek diterimanya bulan Maret, masa-masa UTS menjadi salah satu pertimbangan. Selain itu aku juga diterima di Pusat Sumber Daya Mineral Batu Bara dan Panas Bumi Bandung, sayangnya Januari tidak terlalu banyak sampel katanya. Kalau aku ambil, sepertinya akan buang-buang uang lol. Diterima di PLTU site Asam-Asam, tapi akhirnya di lempar ke teman yang belum mendapatkan tempat kerja praktek karena apa yang dilakukan di sana tidak sesuai dengan goal. Idealis. wkwk
Dengan segala pertimbangan, akhirnya memilih pergi ke Kampung Inggris, Pare, Kediri. Cukup pusing belajar B.Inggris dari subuh sampai malam (iya cuman istirahat MCK ISHOMA karena ngambil program kelas + private). Babak belur tapi juga tidak kalah menyenangkan. Kata orang #parejahat (ditinggal pas nyaman-nyamannya, tapi memang nyaman itu jebakan), is not it? haha
8. Anak Perempuan Satu-Satunya dan Manja
Kedua kakakku laki-laki, begitu juga kedua adikku. Jadi, aku anak perempuan yang diapit dua samudera dan dua benua, eh maksudku diapit dua kakak laki-laki dan dua adik laki-laki. Manja? hehehe iya sama Abah tentunya. Mungkin karena efek setelah lulus SD tidak di rumah lagi dan pulangnya sebentar-sebentar doang. Cerita banyak hal oke, diskusi hal tabu sekalipun juga oke, sex education misalnya.
9. Sejak Lulus Kuliah, Sudah Mulai Menabung Untuk Haji Orang Tua
Sehat-sehat yaa Abah Mama dan hidupnya penuh berkah berlimpah kasihNya. Semoga anakmu ini, selalu dilancarkan dan dicukupkan rezekinya. Aamiin 🙂
10. Bisa Masak Meskipun Tidak Pandai
Kebanyakan teman-teman kelas apalagi cowok ngejudge tidak bisa memasak karena katanya tidak pernah lihat upload hasil masakan. Pernah juga waktu di Kampung Inggris, karena sering diare, teman kelas bilang ketahuan tidak bisa memasak dan memberi tau sayur fresh ketika memillih makan siang. Padahal memang tidak tahan pedas dan harus selektif makannya. Aku hanya melemparkan senyum dan mengiyakan yang dikatakan ketika mereka mengambil kesimpulan tanpa pernah mengetahui rutinitas keseharian, apalagi mencicipi masakanku.
Setiap awal bulan, satu hal yang dipastikan adalah bahan untuk konsumsi cukup untuk satu bulan. Sebagai anak kos, aku lebih senang membeli sayur dan lauk mentah dan dimasak sesuai selera. Kalaupun kadang membeli lauk di luar, belinya di tempat langganan- Bule Nggih dekat jembatan Intansari.
Wah jadi kangen teman-teman yang sering masak ke kosku dan makan bareng. Kareh daging, sop ceker, sop tulang sapi, sop ayam, sop jamur kimlo, dan masakan lainnya. Open kos sama Buni, Aau, Atun, Nao, dkk saat tidak pulang lebaran Ied Adha. Yaa masakannya emang yang banyak pakai bumbu lokal sama seperti di rumah, sampai rendang. Ada hal konyol saat masak-masak untuk buka bersama, pernah percobaan bikin bolu kukus wadah plastik dan meleleh. wkwkkwwkwkk Kalau sama anak Mangga Satu, suka coba masak yang aneh-aneh berbahan dasar sayuran hahaha
11. Has Never Had A Relationship, But Romantically Involved
Dulu, sebagai anak remaja yang kegiatannya belajar berdagang atau berwirausaha sepulang sekolah dan ekstra kurikuler, aku merasa tidak mempunyai waktu untuk melakukn aktivitas pacaran. Boro-boro, sisa waktu habis digunakan untuk menulis al-qur’an, mengerjakan tugas, dan istirahat. Pelanggan toko kadang nyengir “kok bisa selalu 3 besar padahal sepadat ini?”
Anything is possible if you lie"
-Anon
Selain itu aku juga belum menemukan apa manfaatnya, lebih banyak mudharat di dalamnya. Dan satu prinsip yang kupegang sampai sekarang:
"Menjalin hubungan ketika sudah siap untuk menikah. Jika belum, lebih baik berteman dan saling mematangkan tujuan"
-Wahda Hobakci
Di ajak pacaran- sering (kira-kira kurang lebih 10x), diajak serius komitmen oleh teman SMA ke arah yang pasti- pernah (tapi lagi-lagi merasa belum siap karena waktu itu masih kuliah), dan didatangi keluarga pihak laki-laki langsung ke rumah untuk ta’aruf- juga pernah. Bukanlah hal yang mengenakkan diajak ta’aruf ketika sedang mencintai orang lain. Apalagi ketika orang yang dicintai pada akhirnya memilih bersama orang lain. Layaknya luka menganga yang ditabur garam, perih.
"Cinta bisa membuat pemiliknya bahagia. Begitu juga sebaliknya, bisa nestapa yang dirasa. Mungkin saat ini luka, tapi tak apa. Bahagia juga banyak sumbernya. Hati yang lapang dan dada yang dipenuhi syukur salah satunya"
Wahda Hobakci
Buat kamu kurang lebih tiga tahun terakhir kemarin, who spent much time and shared knowledge especially IELTS and investasi, thank you. I hope that our Almighty guides and blesses us all the ways. Meskipun sudah bersama orang lain.. bahagia selalu. Aamiin.
(*jadi curcol di point 11 hhe :’)
3 ARTIKEL PILIHAN
https://wisescience.id/2020/08/27/kontribusi-limbah-pakaian-terhadap-mikroplastik-di-laut/
11 PERTANYAAN DARI KAK DINA
- Sejak kapan menulis di blog dan kenapa?
Menulis di blog sudah sejak kelas XI SMA dengan domain yang berbeda http://wahdahobakci.blogspot.com karena suka mencoba hal-hal baru. Isenglah, aku membuat blog dan menyimpan sebagian catatan perjalanan di dalam draft blogspot.
2. Pilih Mie Sedap atau Indomie
Zaman SMP, pernah tidak nafsu makan mie dan snack karena eneg melihat mie dan snack yang disusun menggunung. Ini efek apa ya namanya?
Meskipun anak rantau, aku sangat jarang makan mie. Kalau disuruh memilih, aku suka indomie soto banjar limau kuit. Sedikit ada rasa makan soto banjar limau kuit, salah satu kulinernya orang Banjarmasin.
3. Siapa Orang yang Paling Ingin Kamu Temui dan Apa yang Ingin Kamu Sampaikan?
Dear my own self. No matter how bad your feeling was and how difficult your day was. Thank you for keeping your chin up, Da.
4. Pernah Ngompol Di Sekolah Gak? Ceritain dong!
Aku ingat-ingat kalau di sekolah tidak pernah. Waktu kecil, ada satu hal yang membuatku penasaran terhadap fakta ilmiah. Kenapa kalau setiap bermimpi pipis di wc, bangunnya malah pipis di ranjang? wkwkwk
5. Negara Apa yang Paling Ingin Kamu Kunjungi? Kenapa?
Kalau berdasarkan kelompok negara dengan sejarah perjuangan islam yang panjang, tentunya Mecca Al- Mukarromah. Tapi berbeda jika tujuannya untuk belajar advance science dan technology, Japan.
6. Siapa yang Paling Sering Kamu Stalking Di Instagram? Kenapa?
Mba Dee (Dee Lestari) karena suka banget sama gaya tulisannya. Yaa pernah juga sih ngestalk dia yang sekarang udah jauh hahahaha :’)
7. Apa Penyesalan Terbesarmu?
Penyesalan terbesar? pikiran pernah bergelut dengan perasaan dan kedua itu saling bertabrakan perlahan menghancurkan dinding-dinding yang sejak lama dibangun. Lebih dari dua tahun, aku bersikeras perasaan itu hanyalah kekaguman yang picik. Semakin aku menolak, hukum alam tetaplah hukum alam.
Langit yang tidak lagi biru dan kesulitan menempatkan diri sebagai teman bukan sebagai orang yang menyukainya menjadi sebuah alasan satu hal harus berakhir dan berubah. Mungkin ini memang bukan untuk sementara selamanya.
Tapi itu tidak ada apa-apanya dibanding berulangkali terpuruk dan jauh dari Pencipta. Aku setuju dengan temanku, meskipun sakit dan luka bisa diobati atau sembuh dengan sendiri, hati harus tetap dirawat. Perlahan mengobati luka sambil terus merperbaiki. Sebab, di sana ada banyak hal-hal pasti yang harus dikerja sementara untuk dipetik selamanya.
I know that moving to a new point of view is not easy nor hard too. But it’s okay, as a massive lesson to our next journey.
8. Jika Kamu Bisa Menghentikan Waktu, Kamu Ingin Berhenti Di mana? Kenapa?
Berdasarkan manaqib yang sering aku dengar waktu kecil, betapa menyedihkannya orang-orang yang telah pulang dengan penyesalan, semasa hidup tidak taat dengan ketentuan Tuhan mereka. Mereka meminta untuk dibangkitkan kembali ke dunia untuk beribadah melakukan amal sholeh. Sungguh, ketika itu adalah penyesalan yang tiada berguna.
Jika aku bisa menghentikan waktu, meskipun aku bukan golongan orang sholeh, aku ingin pulang setidaknya dalam sebaik-baik keadaan, dengan penuh damai bahwa aku akan bertemu dengan-Nya.
9. Hayo Kemarin Pas Pilpres, Pilih Nomor Berapa?
Setelah angka 1, angka 2 hehehe
10. Suka Lihat Youtube Paranormal Experience atau Perjalanan?
Perjalanan dong, Jejak Nile dan Li Ziqi contohnya. Ada satu channel, Her 86m2, yang mengingatkan simfoni masa lalu yang sederhana secara emosional. Memetik jamur turup atau kuping di kebun karet. Di pepes saja, itu lezatnya sudah tiada dua. Selain itu, aku, wahda kecil-anak perempuan yang begitu manja, senang sekali merawat kebun bunga. Sungguh sebuah kenangan masa kecil yang indah dan begitu hangat di dalam ingat.
11. Sebutkan Kartun Favoritmu Ketika Masih Kecil
Chalk Zone menceritakan kehidupan seorang anak kecil -Rudy Tabootie- dan kapur ajaibnya yang bisa membawanya ke dunia di mana semua yang ia gambar menjadi hidup. Popeye Si Pelaut, Tom and Jerry, dan SpongeBob SquarePants, dan kartun yang biasa tayang di Minggu pagi. Sampai sekarang I still enjoy to watch cartoon or anime HEHE
11 NOMINATOR BERIKUTNYA
https://zabacabuku.wordpress.com/
https://papuansdrawing.wordpress.com/
https://revolutionchef.wordpress.com/
https://mulerid.wordpress.com/
https://prosperwanderlust.wordpress.com/
https://infoterbaik.home.blog/
11 PERTANYAAN UNTUK NOMINATOR BERIKUTNYA
- Kamu suka nulis atau engga? kalau iya, di mana dan sejak kapan?
- Membaca atau menulis, pilih mana? dan kenapa?
- Buku atau film favoritmu, genrenya apa?
- Kalau beli bahan bakar motor/ mobil, kamu lebih pilih membeli di pedagang kecil/ spbu? kenapa?
- Kamu berasa risihh juga gak kalau tidak pakai jam tangan?
- Kalau lagi free dan harinya hujan, favoritnya ngapain?
- Solo traveller atau team, which is your favorit one?
- Masih suka nonton kartun, anime, atau bacaan anak? (apa ya istilahnya? pokonya sejenis The Little Prince aka Le Petit Prince)
- Hal-hal kecil apa yang bisa buatmu senang/ bahagia?
- Hayoo, pilih divaksin covid-19 atau engga?
- Apa hal yang kamu syukuri hari ini?
Bismillah yok. Jalan kita memang tidak mudah. Tapi kita punya Allah yang memudahkan.
Thanks for scrolling. I’m Wahda.
Have a great day ahead the world ! Thank you.
